Kasus Virus Corona Dunia Melebihi Jumlah Kasus di China

Home / Berita / Kasus Virus Corona Dunia Melebihi Jumlah Kasus di China
Kasus Virus Corona Dunia Melebihi Jumlah Kasus di China Perempuan Iran mengenakan masker wajah berjalan melewati jalan Teheran, Iran. Setidaknya 139 orang didiagnosis kena virus corona di negara itu dan sembilan belas orang telah meninggal di Iran. (FOTO: EPA-EFE/ABEDIN TAHERKENAREH)

TIMESSRAGEN, JAKARTA – Jumlah kasus baru Virus Corona (Covid-19) yang dilaporkan di luar China melebihi jumlah kasus baru di China untuk pertama kalinya.

WHO, Badan Kesehatan Dunia di PBB memprihatinkan hal itu. Hingga Kamis (27/2/2020) pagi ini tercatat 81.260 orang  terkonfirmasi positif Virus Corona, 2.770 orang meninggal dunia dan 30.006 orang dinyatakan pulih.

Dari total kasus yang ada di seluruh dunia,   78.064 kasus diantaranya terjadi di daratan China.

Kondisi tersebut tetap menjadi sorotan organisasi kesehatan dunia WHO.

"Kemarin, jumlah kasus baru yang dilaporkan di luar China melebihi jumlah kasus baru di China untuk pertama kalinya," tegas Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada para diplomat di Jenewa, Rabu (26/2/2020) seperti dikutip dari AFP.

Badan kesehatan PBB menyebutkan jumlah kasus baru di China sebanyak 411 pada hari Selasa dan kasus yang terdaftar di luar negeri berjumlah 427.

Pemerintah di seluruh dunia berjuang untuk mencegah penyebaran virus setelah lonjakan infeksi di Italia, Iran dan Korea Selatan.

Tedros juga mengatakan peningkatan mendadak kasus di negara-negara itu sangat memprihatinkan. Ia menambahkan bahwa tim WHO akan melakukan perjalanan ke Iran akhir pekan ini untuk mengevaluasi situasi.

Korea Selatan menjadi negara di luar China dengan kasus positif virus corona terbanyak, yang mencapai 1.261 kasus.

Terbaru, Italia virus corona juga terkonfirmasi positif dengan jumlah 400 kasus. Wilayah yang paling parah terkena dampak adalah daerah industri yanh terletak di utara negara tersebut, seperti Lombardy, sekitar Milan, dan Veneto dekat Venesia.

Wabah virus corona di Italia telah merenggut nyawa 12 orang. Pemerintah setempat telah mengambil langkah-langkah penekanan penyebaran virus seperti menutup sekolah, universitas dan tempat publik lainnya.

Beberapa acara publik juga telah dibatalkan dan 11 kota di pusat wabah telah dikarantina,  karena ada kekhawatiran wabah ini akan membawa Italia ke dalam resesi ekonomi.

Dikabarkan, kafe-kafe di kota tersebut juga kosong dan banyak yang membatalkan penginapan di hotel.

Inilah negara yang telah mengkonfirmasi positif adanya kasus Virus Corona (Covid-19)

Italia (374 kasus)

Jepang (171 kasus)

Iran (139 kasus)

Singapura (93 kasus)

Hong Kong (91 kasus)

Amerika Serikat (60 kasus)

Thailand (40 kasus)

Bahrain (33 kasus)

Taiwan (31 kasus)

Australia (23 kasus)

Malaysia (22 kasus)

Perancis (18 kasus)

Jerman (18 kasus)

Kuwait (18 kasus)

Vietnam (16 kasus)

Uni Emirat Arab (13 kasus)

Inggris (13 kasus)

Makau (10 kasus)

Kanada (10 kasus)

Spanyol (8 kasus)

Irak (5 kasus)

Filiphina (3 kasus)

Kroasia (3 kasus)

India (3 kasus)

Austria (2 kasus)

Finlandia (2 kasus)

Israel (2 kasus)

Oman (2 kasus)

Pakistan (2 kasus)

Rusia (2 kasus)

Swedia (2 kasus)

Afghanistan (1 kasus)

Aljazair (1 kasus)

Belgia (1 kasus)

Brazil (1 kasus)

Kamboja (1 kasus)

Mesir (1 kasus)

Georgia (1 kasus)

Greece (1 kasus)

Lebanon (1 kasus)

Nepal (1 kasus)

Makedonia Utara (1 kasus)

Norwegia (1 kasus)

Romania (1 kasus)

Sri Lanka (1 kasus)

Switzerland (1 kasus)

Jumlah kasus baru Virus Corona (Covid-19) yang dilaporkan di luar China itu telah melebihi jumlah kasus baru di China untuk pertama kalinya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com