[CEK FAKTA] Video PKL Pasar Ilir Palembang Diancam Istri Wakapolda Sumsel

Home / Berita / [CEK FAKTA] Video PKL Pasar Ilir Palembang Diancam Istri Wakapolda Sumsel
[CEK FAKTA] Video PKL Pasar Ilir Palembang Diancam Istri Wakapolda Sumsel Tangkapan layar video PKL Pasar ilir Palembang yang menjadi perbincangan warganet. (sumber: YouTube/Now Sumsel)

TIMESSRAGEN, JAKARTA – Sebuah video seorang perempuan yang mengaku pedagang kaki lima (PKL) di Pasar 16 Ilir Palembang menjadi perbincangan warganet. Wanita tersebut mengaku mengaku diancam istri Wakapolda Sumatera Selatan, dan video PKL Pasar Ilir Palembang diancam istri Wakapolda Sumsel menjadi perbincangan warganet. 

Video mengaku diancam Wakapolda Sumsel ini, diuanggah oleh kanal YouTube, Now Sumsel pada 11 Agustus 2020, dengan judul "IBU-IBU MENEGUR BINI WAKAPOLDA PALEMBANG, SAMPAI DILARANG JUALAN LAGI?". Video yang berdurasi 14 menit 39 detik itu, telah ditonton 87 ribu, dan disukai 1.8 penonton YouTube. 

Dalam video tersebut, seorang  perempuan bernama Evitasari (28) mengaku dia tak bisa lagi berdagang di Pasar 16 Ilir Palembang lantaran dia menegur seorang wanita yang mengaku sebagai istri Wakapolda Sumatera Selatan (Sumsel).

Dalam rekaman video tersebut, Evitasari menjelaskan pelarangan tersebut, berawal saat ada seorang ibu yang parkir mobil di tempatnya berdagang. Dia pun menegur ibu tersebut agar tidak parkir di sana karena akan digunakan untuk berjualan. Sang ibu itu berjanji untuk tidak lama-lama parkir.

Sang ibu yang tidak mengindahkan permintaan Evitasari pun baru kembali satu jam kemudian. Akibatnya, Evitasari menjadi terlambat untuk berjualan. Evitasari pun protes ke si ibu tersebut. Saat protes ibu tersebut,ternyata yang ditegur ialah istrinya Wakapolda Sumsel. Ibu tersebut langsung mengambil fotonya dan mengancam bahwa dia tak akan lagi bisa berdagang di Pasar 16 Ilir. 

PKL-Pasar-Ilir-2.jpgSumber: IBU-IBU MENEGUR BINI WAKAPOLDA PALEMBANG, SAMPAI DILARANG JUALAN LAGI? | YouTube

CEK FAKTA

Menurut hasil penelusuran TIM CEK FAKTA TIMES Indonesia, terkait video PKL Pasar Ilir Palembang diancam Istri Wakapolda Sumsel ini tidak benar terjadi pada tahun 2020. Video ini merupakan video terkati kejadian yang terjadi pada tahun 2012. Permasalahan yang melibatkan istri Wakapolda Sumsel pada tahun 2012 tersebut juga telah selesai. 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Supriadi menyampaikan bahwa  video tersebut telah lama dibuat oleh Evitasari. Kasus ini sendiri tidak ada kaitannya dengan istri Wakapolda Sumsel saat ini yakni Brigjen Pol Rudi Setiawan.  Sementara istri Wakapolda Sumsel yang dimaksud Evitasari dalam videonya adalah istri Wakapolda Sumsel yang menjabat tahun 2012.  Supriadi menjelaskan, dua hari setelah kejadian antara Evitasari dan istri Wakapolda Sumsel tersebut telah berdamai.

"Kasus ini tidak ada kaitannya dengan Ibu Wakapolda sekarang (Wakapolda Sumsel sekarang adalah Brigjen Pol Rudi Setiawan). Permasalahannya dengan Ibu Wakapolda (maksudnya istri mantan Wakapolda Sumsel) tahun 2012 lalu dan masalahnya sudah selesai," kata Supriadi saat memberikan keterangan pers mengenai video viral tersebut kepada wartawan, Kamis (13/8/2020).  

PKL-Pasar-Ilir-3.jpgSumber: Video Viral PKL Menangis Mengaku Diancam Istri Wakapolda Sumsel, Ini Duduk Perkaranya - Kompas.com

Sementara itu, pihak Evitasari juga telah melakukan klarifikasi terkait viral video berisi pernyataannya diancam istri Wakapolda Sumsel. Evitasari menyebut kejadian yang disebut dalam video tersebut terjadi pada bulan Januari 2012, dan saat ini persoalannya dengan istri mantan Wakapolda Sumsel itu telah selesai. Ia bahkan menyebut saat ini mereka telah berhubungan baik.

Evita juga menambahkan bahwa istri Wakapolda Sumsel yang dimaksudkan Evitasari dalam video itu adalah istri Wakapolda Sumsel tahun 2012, yang saat itu dijabat oleh Brigjen Pol Zulkarnain. Sementara saat ini, Wakapolda Sumsel dijabat oleh Brigjen Pol Rudi Setiawan.    

“Masalah ribut dengan mantan ibu Wakapolda Brigjen Pol Zulkarnain tahun 2012 (periode menjabat di Sumsel) itu sudah selesai, dan kami sekarang sudah berhubungan baik dan saya sekarang sudah jualan. Masalah itu sudah selesai tujuh bulan yang lalu,” kata Evitasari di Polrestabes Palembang, Kamis (13/8/2020).

PKL-Pasar-Ilir-4.jpgSumber: Evita PKL di Palembang yang Viral karena Mencari Istri Wakapolda Angkat Bicara, Saya Minta Maaf - Palembang.tribunnews.com

Video terkait  video PKL Pasar Ilir Palembang diancam Istri Wakapolda Sumsel ini juga banyak disebarkano oleh akun buzzer YouTube, diantaranya UHA UHY, https://www.youtube.com/watch?v=t8DTR2-hJLc

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelusuran tim CEK FAKTA tersebut, video PKL Pasar Ilir Palembang diancam Istri Wakapolda Sumsel yang viral merupakan informasi hoaks. Sebab, fakta yang ditemukan, informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Evitasari juga telah melakukan klarifikasi terkait viral video berisi pernyataannya diancam istri Wakapolda Sumsel. Evitasari menyebut kejadian yang disebut dalam video tersebut terjadi pada bulan Januari 2012 dan saat ini persoalannya dengan istri mantan Wakapolda Sumsel itu telah selesai. 

Menurut misinformasi dan disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi  video PKL Pasar Ilir Palembang diancam Istri Wakapolda Sumsel yang beredar ini masuk dalam kategori manipulated content atau konten manipulasi. Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.

----

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: redaksi.timesmedia@gmail.com atau redaksi@timesindonesia.co.id (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com